4 Jenis Firewall Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

- September 06, 2018
advertise here
Di zaman yang kian canggih ini, setiap perangkat komputer tentu sudah seharusnya terhubung dengan suatu jaringan global yang dinamakan dengan internet.

Dengan tersambung dengan internet sendiri memang mempunyai begitu banyak manfaatnya. Namun, dibalik itu semua, kita sebagai pengguna juga harus siap dan waspada dengan berbagai macam ruang kejahatan yang ada di dunia maya.

Maka dari itu, dibutuhkanlah adanya suatu perangkat yang memiliki fungsi dalam menyaring mana saja yang diperbolehkan untuk berhubungan dengan komputer yang kita miliki.

Perangkat yang sangat berguna tersebut dinamakan dengan firewall. Untuk lebih dalam mengetahuinya, mari kita bahas tentang jenis-jenis firewall yang banyak digunakan.

Jenis-jenis Firewall

Jenis-jenis Firewall
Firewall, via pcmag.com

1. Packet Filtering Gateway

Packet filtering gateway merupakan firewall yang bekerja di model referensi TCP/IP, yang mempunyai tugas untuk melakukan filtering atau penyaringan data atau paket-paket yang datang dari luar jaringan yang dilindunginya.

Filterisasi paket ini hanya terbatas saja pada :
  • Sumber paket
  • Tujuan paket
  • Atribut paket

Semisal, paket tersebut memiliki tujuan ke server yang memiliki alamat IP 202.50.226.35 dengan menggunakan port 80. Perlu diketahui, jika port 80 merupakan atribut yang dimiliki oleh paket tersebut.

Firewall akan melewatkan paket dengan tujuan ke web server yang menggunakan port 80 dan melakukan penolakan terhadap paket yang menuju web server dengan port 23.

Jika kita lihat lebih dalam dari sisi arsitektur TCP/IP itu sendiri, firewall ini bekerja di layer network. Firewall ini biasanya menjadi bagian dari suatu router firewall.

Software yang bisa dipergunakan untuk melakukan implementasi packet filtering diantaranya adalah iptables dan ipfw.

Kelebihan Packet Filtering Firewall

  1. Mudah diimplementasikan
  2. Transparan bagi pengguna
  3. Relatif lebih cepat

Kekurangan Packet Filtering Firewall

  1. Rumit dalam proses konfigurasi
  2. Lemah dalam hal autentikasi

2. Application Layer Gateway (Proxy Firewall)

Firewall ini tak hanya bekerja berdasar sumber, tujuan dan atribut paket saja, melainkan bisa mencapai isi atau content dari paket tersebut. Firewall ini juga biasa dinamakan dengan proxy firewall.

Firewall ini seringkali dipergunakan pada server, yang memiliki fungsi untuk membokir situs-situs tertentu yang tidak boleh diakses sebagaimana mestinya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Jika Anda melihat dari sisi layer TCP/IP, firewall jenis ini akan melakukan kegiatan filterisasi pada layer aplikasi (application layer).

Kelebihan Application Layer Gateway

  1. Relatif lebih aman
  2. Lebih mudah dalam memeriksa semua aliran data yang masuk

Kekurangan Application Layer Gateway

  1. Pemrosesan tambahan yang berlebih pada setiap hubungan
  2. Bisa terjadi masalah 2 sambungan koneksi antara pengguna dan gateway

3. Circuit Level Gateway

Firewall ini bekerja di lapisan transport TCP/IP yang ada di model referensi OSI dan melakukan suatu bentuk pengawasan dan penyaringan data yang lewat, untuk selanjutnya diteruskan ke dalam jaringan atau bahkan ditolak oleh jaringan.

Pengawasan terhadap hubungan awal TCP biasa disebut dengan nama TCP Handshaking, yang mana proses guna menentukan apakah sesi hubungan tersebut diperbolehkan atau tidak.

Bentuknya sendiri hampir mirip dengan Application Layer Gateway, yang mana bagian yang difilter ada lapisan yang berbeda, yakni berada di layer transport.

Kelebihan Circuit Level Gateway

  1. Relatif lebih murah
  2. Memberikan anonimitas terhadap jaringan pribadi

Kekurangan Circuit Level Gateway

  1. Tak menyaring individual packet
  2. Setelah terkoneksi, attacker bisa memanfaatkan kelemahan tersebut

4. Stateful Multilayer Inspection Firewall (SMIF)

Stateful multilayer inspection firewall merupakan firewall yang bekerja di 3 layer referensi model OSI, yakni :
  • Layer application
  • Layer transport
  • Layer network

Firewall jenis ini paling aman dan paling banyak dipergunakan.

Dengan penggabungan ketiga model firewall tersebut, maka bisa dikatakan jika firewall ini menjadi firewall dengan fitur terbanyak dan tingkat keamanan jauh lebih bagus dibandingkan dengan firewall yang lainnya.

Kelebihan Stateful Multilayer Inspection Firewall

  1. Koneksi dan transfer data lebih aman
  2. Bekerja dalam mode transparan yang memungkinkan koneksi secara langsung antara klien dan server yang sebelumnya tak memungkinkan

Protokol yang Sering Diawasi oleh Firewall

  • Web, port TCP 80, 445
  • FTP, port TCP 20, 21
  • Mail, port TCP 25, 110
  • DNS, port TCP/UDP 53

Materi Firewall

Materi Sebelumnya Sistem atau Cara Kerja Firewall
Materi Selanjutnya Manfaat Firewall
Materi Lengkap Pembahasan Firewall (Dari Awal Hingga Akhir)
Advertisement advertise here

 

Start typing and press Enter to search